Rabu, 17 Maret 2021

Tips Memilih Asuransi Penyakit Kritis, Apa Saja?


Secara spesifik, asuransi penyakit kritis menawarkan pertanggungan dan perlindungan khusus untuk berbagai jenis penyakit kritis tertentu. Umumnya, penyakit yang dilindungi oleh asuransi penyakit kritis terbaik tidak dilindungi oleh polis asuransi kesehatan yang umum – kalaupun ada di dalam polis, ada batasan tingkatan penyakitnya.

Bahkan, tergantung pada polisnya, biaya-biaya non-medis yang terkait pun bisa ditanggung oleh asuransi penyakit kritis. Contohnya biaya transportasi untuk perawatan di luar kota, dan sebagainya.

Tips dan Pertimbangan dalam Memilih Asuransi Penyakit Kritis

Makin tertarik memiliki asuransi penyakit kritis? Kalau iya, simak 6 tips dan pertimbangan berikut ini dalam menentukan asuransi penyakit kritis yang tepat untuk Anda. Apa saja?

1. Jenis polisnya.

Asuransi penyakit kritis merupakan rider atau asuransi tambhan yang hanya bisa dibeli setelah membeli asuransi dasar. Mengenai asuransi dasarnya sendiri tergantung pada kebijakan perusahaan asuransi, bisa asuransi jiwa atau asuransi kesehatan. Namun yang umum asuransi ini menempel pada asuransi jiwa, sehingga, Anda pun akan mendapatkan pertanggungan dan proteksi baik untuk jiwa maupun penyakit kronis yang diderita. Artinya asuransi akan memberikan pertanggungan biaya berobat atas penyakit Anda melalui asuransi penyakit kritis dan juga pertanggungan untuk ahli waris jika Anda meninggal dunia.

2. Jenis penyakit kritis yang ditanggung.

Pastikan bahwa Anda mendapatkan info jelas soal apa saja penyakit kritis yang ditanggung oleh asuransi penyakit kritis tersebut, baik dari perusahaan asuransi maupun polisnya langsung. Pastinya, Anda perlu memilih polis yang akan menanggung penyakit yang paling berisiko untuk Anda idap. Misalnya berdasarkan dari gaya hidup, riwayat penyakit keluarga, pekerjaan, dan sebagainya. Selain itu, pertimbangkan pula bagaimana polis mendeskripsikan masing-masing penyakit kritis.

3. Pertimbangkan kondisi medis saat ini dan riwayat medis Anda.

Riwayat medis Anda serta seberapa sehat kondisi Anda saat ini sama-sama harus dianggap serius ketika Anda akan memilih asuransi penyakit kritis. Bahkan, keduanya pun termasuk ke dalam pertimbangan utama dalam menentukan asuransi penyakit kritis yang tepat untuk Anda.

Pasalnya, perusahaan asuransi dijamin pasti akan mengevaluasi kondisi kesehatan Anda. Hasil tes evaluasi kesehatan tersebut nantinya tak hanya akan menentukan besaran premi, tapi juga tingkat pertanggungan yang akan Anda terima. Selain itu, masih ada pre-existing condition atau penyakit yang sudah Anda miliki sebelum memiliki polis, yang besar kemungkinan dikecualikan dari pertanggungan asuransi.

4. Pertimbangkan kemampuan finansial saat ini.

Apabila kondisi finansial Anda sehat dan Anda sedang tidak memiliki banyak utang, Anda bisa pertimbangkan untuk memilih asuransi penyakit kritis level bawah. Mengapa? Karena sebaliknya, Anda perlu pilih asuransi penyakit kritis level tinggi dengan premi yang cenderung lebih besar ketika Anda punya utang jangka panjang. Pasalnya, dengan begitu jika penyakit kritis yang Anda derita membuat Anda tidak bisa bekerja, Anda masih bisa pastikan ada uang untuk membayar utang tersebut dari pertanggungan yang diberikan asuransi.

Dengan informasi di atas, semoga Anda bisa pilih polis asuransi penyakit kritis yang tepat dan terbaik bagi Anda, ya!

0 komentar:

Posting Komentar