Kamis, 28 November 2019

Penyakit Keloid Adalah ?


Keloid adalah pertumbuhan jaringan bekas luka yang terjadi secara tidak normal. Keloid tumbuh lebih besar dari bekas luka sehingga terlihat seperti tonjolan pada kulit. Bekas luka adalah proses penyembuhan alami dari tubuh manusia. Dan seiring dengan waktu, bekas luka akibat cedera atau operasi akan memudar hingga menghilang dengan sendirinya.

Bekas luka ini biasanya menimbulkan rasa gatal atau nyeri pada penderitanya bahkan bisa mengganggu kecantikan si penderita. Keloid merupakan kulit yang berserat namun tidak berpotensi menjadi ganas. Keloid ini hasil dari jaringan fibrosa atau jaringan luka yang tumbuh untuk memperbaiki atau memperbarui kulit setelah terkena cedera atau operasi secara berlebih atau menjadi terlalu besar.

Dilansir dari docdoc.com penyebab terjadinya keloid ini adalah karena mekanisme perbaikan tubuh yang kehilangan kendali sehingga terjadi proses penyembuhan luka akibat cedera atau operasi tersebut menjadi tidak normal. Keloid ini biasanya akan tumbuh setelah satu tahun luka didapat.

Penyebab dari munculnya keloid adalah berasal dari kelompok etnis tertentu atau orang yang anggota keluarganya juga memiliki keloid. Terjadinya keloid bisa terdapat di semua bagian tubuh, namun umumnya keloid sering terjadi di bagian tubuh yang sering mendapat tekanan. Dilansir dari alodokter.com area keloid sering muncul pada dada bagian tengah dan atas, telinga, leher bagian depan dan belakang, punggung atas, pundak, dan lengan. Selain itu keloid juga bisa saja terjadi di bagian tubuh yang melewati garis tekanan kulit.

Lalu jenis luka apa saja yang bisa menimbulkan keloid? Berikut beberapa jenis luka yang bisa saja menimbulkan keloid.

  • Jerawat. Jika anda mengalami jerawat lalu dengan sengaja memencet jerawat agar segera sembuh sangat tidak dianjurkan ya, sebab bisa saja bekas luka dari jerawat dapat menimbulkan keloid setelah beberapa waktu.
  • Cacar air
  • Bekas garukan
  • Tindik telinga, bagi anda yang rentan terhadap keloid, tidak dianjurkan untuk melakukan tindik telinga atau tato.
  • Luka dan jahitan setelah operasi
  • Luka bakar
  • Luka bekas suntik vaksin, umumnya keloid bisa terjadi pada luka bekas suntikan vaksinasi.

Sumber : intisari.grid.id

Keloid memang tidak membahayakan, namun bisa menganggu kecantikan kenyamanan penderita. Keloid memang tidak langsung terbentuk, namun pertumbuhan keloid biasanya bisa ditandai dengan:

  • kulit area bekas luka yang menonjol seperti berupa benjolan atau berkerut
  • terasa gatal di area keloid
  • keloid yang tumbuh mudah mengalami iritasi jika terkena gesekan atau garukan
  • berwarna cerah, merah muda atau merah
  • keloid terus bertambah besar
  • dan warnanya menjadi lebih gelap daripada kulit sekitarnya seiring berjalannya waktu.
Berikut cara yang dapat anda terapkan untuk mencegah terjadinya keloid bagi anda yang rentan terkena keloid.

  • Hindari penggunaan pisau cukur untuk mencukur kumis dan jenggot. Sebaiknya gunakan gunting cukur untuk menghindari iritasi atau luka pada kulit wajah dan jerawat
  • Hindari menindik dan tato
  • Disarankan untuk selalu menjaga kebersihan area kulit yang terluka dan hindari terkena paparan sinar matahari selama lebih kurang 3 bulan
  • Jika anda rentan dan berisiko terkena keloid, segera konsultasikan kepada dokter umum, dokter kulit, atau dokter bedah.
Segera konsultasikan jika anda mengalami keloid pada bagian tubuh anda. Keloid memang tidak membahayakan, namun penyakit ini dapat menimbulkan rasa gata dan nyeri yang bahkan bisa memengaruhi emosi kondisi mental yang bisa merusak penampilan anda. Dokter akan memberikan penanganan yang sesuai dengan lokasi, ukuran, kedalaman keloid, dan usia penderita.

Rabu, 27 November 2019

Waspadai Beberapa Gejala Kanker Darah Sebelum Terlambat!


Sumber : hellosehat.com

Kanker darah adalah penyakit serius yang dapat menyebabkan kematian pada seseorang yang terjangkit. Tak lupa dari ingatan kita seorang mantan ibu negara Indonesia yang meninggal akibat penyakit kanker darah ini. Istri bapak Susilo Bambang Yudhoyono, yaitu ibu Ani Yudhoyono terkena penyakit kanker darah ini. Dari kejadian yang dialami oleh ibu negara, hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua agar kita menghindari penyakit kanker darah. Oleh karena itu, jauh sebelum terjangkit penyakit kanker ini kita harus mencegah dan mengetahui gejala-gejala penyakit kanker darah. Jika gejala kanker ini telah muncul dan terasa, segera ke dokter dan konsultasikan ke dokter. Agar penyakit kanker darah tidak semakin parah. Dan segera lakukan pengobatan sebelum penyakit ini semakin parah dan sulit untuk disembuhkan. Akan tetapi, penyakit kanker ini beresiko kematian. Karena itu, jika gejala kanker sudah muncul segera bawa ke dokter sebelum terlambat. Karena itulah, pada pembahasan kali ini akan dibahas gejala penyakit kanker yang harus diketahui.

Sebelum memaparkan gejala kanker darah ini, sebelumnya akan dibahas beberapa jenis kanker darah. Jenis kanker darah dibedakan menjadi 3 jenis, diantaranya adalah kanker darah leukimia, kanker darah limfoma, dan kanker darah myeloma. Masing-masing jenis darah tersebut mempunyai gejala kanker yang berbeda-beda. Tergantung jenis kanker darah yang diderita pasien. Sebelum membahas gejala kanker darah sesuai jenis kanker, akan dibahas gejala umum kanker darah.

Gejala kanker darah secara umum menurut alodokter.com diantaranya adalah :

  • Demam disertai menggigil
  • Mual dan juga muntah
  • Sembelit atau susah buang air besar
  • Sakit pada tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Tubuh mudah lelah/capek
  • Berkeringat pada malam hari
  • Berat badan menurun secara drastis
  • Munculnya bintik merah pada kulit
  • Sering terkena infeksi atau terinfeksi
  • Adanya pembengkakan kelenjar getah bening pada daerah leher, ketiak ataupun selangkangan
  • Nyeri pada daerah sendi dan tulang, terutama pada tulang leher dan tulang dada
  • Sering terjadi memar dan pendarahan, misalnya mimisan
  • Dan juga sesak nafas
Diatas adalah gejala umum yang dialami saat seseorang mengalami kanker darah. Selain gejala umum diatas, terdapat gejala kanker menurut jenis kanker darah yang diderita pasien. Menurut doktersehat.com, beberapa gejala kanker sesuai jenis kankernya adalah :

1. Gejala leukimia

Gejala kanker darah jenis leukimia ini berbeda-beda tergantung tingkat stadium darah yang dideritanya. Inilah gejala kanker darah leukimia secara umum, diantaranya adalah :

  • Gejala demam yang disertai menggigil, berkeringat pada malam hari, dan juga gejala flu.
  • Sakit pada kepala
  • Lemah/lemas, dan kelelahan
  • Pembengkakan pada gusi
  • Adanya pembengkakan pada hati dan limpa
  • Bengkak pada amandel
  • Nyeri pada tulang
  • Pucat pada kulit
  • Munculnya bercak pada kulit
  • Penurunan pada berat badan

2. Gejala limfoma

Gejala kanker darah jenis limfoma dipengaruhi tingkat stadium kanker darah limfoma. Gejala limfoma secara umum diantaranya adalah :

  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening didaerah leher, ketiak, ataupun selangkangan. Hal tersebut ditandai dengan munculnya rasa nyeri pada benjolan.
  • Demam
  • Lemah, lemas, dan kelelahan
  • Berkeringat pada malam hari
  • Adanya ruam pada lipatan kulit
  • Gatal pada kulit
  • Sakit pada dada dan sulit dalam bernafas
  • Menurunnya berat badan tanpa sebab
  • Menurunnya nafsu makan
  • Nyeri pada tulang

3. Gejala myeloma

Gejala kanker darah jenis myeloma dan ciri-ciri gejalanya diantaranya adalah :

  • Berlebihnya kalsium dalam darah (hiperkalsemia)
  • Terjadinya anemia
  • Kerusakan pada ginjal
  • Gangguan pada tulang seperti osteoporosis, nyeri tulang, pembengkakan pada tulang, hingga patah tulang
  • Kadar protein didalam darah dan urin tinggi
  • Penurunan pada berat badan
  • Tubuh mudah terkena infeksi
Pemaparan diatas adalah gejala kanker darah baik secara umum, maupun gejala kanker yang sesuai dengan jenis kanker darah. Jika gejala seperti diatas muncul, jangan panik. Segera periksa kedokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut agar gejala diatas dapat segera diatasi. 

Minggu, 24 November 2019

4 Kiat Memilih Produk Asuransi Jiwa Terbaik


Banyak orang cenderung mengabaikan asuransi karena dianggap membebani anggaran pengeluaran setiap bulan. Kesadaran masyarakat untuk mendaftar asuransi jiwa sangat terbatas karena belum tahu mengenai manfaat produk asuransi. Asuransi bisa memberikan rasa nyaman, ketenangan hidup dan jaminan masa tua lebih baik. Anda bisa memberikan manfaat positif pada keluarga jika terjadi risiko tidak diinginkan seperti kematian mendadak.

Memilih Produk Asuransi Terbaik

Oleh sebab itu, Anda wajib mempertimbangkan untuk memiliki produk asuransi sejak usia produktif. Sebagai bahan pertimbangan, ada beberapa kiat memilih asuransi untuk pemula berikut ini. 

1. Mengenali produk asuransi jiwa lebih lengkap

Anda harus tahu bahwa asuransi menawarkan berbagai pilihan produk yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Masing-masing produk memiliki keunggulan tersendiri, misalnya produk asuransi jiwa seumur hidup untuk Anda yang ingin mendapatkan jaminan perlindungan sampai usia tua nanti maksimum 100 tahun. Selain itu, ada pula produk asuransi berjangka, dwiguna dan unit link yang menawarkan investasi sekaligus. 

2. Memilih produk asuransi sesuai finansial

Sebaiknya Anda mempertimbangkan kondisi keuangan sebelum mendaftar asuransi. Pastikan Anda memang sanggup membayar premi asuransi setiap bulan tanpa merasa terbebani. Sebaiknya Anda buat rancangan pengeluaran setiap bulan dan tentukan nilai persen premi yang sanggup dibayarkan. Nilai ideal premi maksimal 10-20 persen dari gaji bulanan Anda. 

3. Mengetahui besar biaya pertanggungan

Berapa nilai biaya pertanggungan yang diberikan pihak asuransi untuk peserta yang mengajukan klaim? Sebaiknya Anda lakukan survey mendetail lebih dulu, ya! Secara logika, nilai premi asuransi yang besar pasti berbanding lurus dengan nilai pertanggungan yang dibayarkan. 

4. Memilih pihak asuransi yang kredibel

Bagaimana cara mengecek kredibilitas pihak asuransi yang menangani premi Anda? Sebaiknya cek rekam jejak pihak asuransi sehingga Anda tidak mudah tertipu oknum nakal. Dewasa ini, ada banyak perusahaan asuransi yang menawarkan nilai premi rendah dengan nilai pertangguhan besar. 

Jangan sampai Anda tertipu iming-iming harga murah saja yang tidak sesuai kenyataan. Jika Anda memang menggunakan jasa agen asuransi, sebaiknya pilih jasa broker atau agen asuransi yang memiliki lisensi AAJI atau Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia. Profesionalisme dan pengalaman bertahun-tahun bisa menjadi bukti bahwa Anda memang memilih agen asuransi terbaik. Jika terjadi klaim asuransi kapan saja, agen asuransi akan membantu mengajukan klaim dengan pelayanan maksimal. 

Membandingkan satu perusahaan asuransi dengan asuransi lain wajar-wajar saja. Setidaknya Anda mendapatkan gambaran nyata yang lebih meyakinkan sebelum mendaftarkan polis asuransi. Baca isi perjanjian pengajuan polis kedua belah pihak agar Anda bisa yakin seratus persen. 

Kini Anda bisa bernapas lega dengan memiliki polis asuransi jiwa. Kehidupan bersama keluarga lebih terjamin dalam menatap masa depan lebih baik. Mau liburan, belanja online atau sekadar membeli model tunik terbaru, Anda tidak perlu khawatir dengan kondisi finansial lagi. Semua aman terkendali dengan premi asuransi yang Anda bayarkan sesuai keuangan. Yuk, daftar polis asuransi sekarang juga!

Selasa, 19 November 2019

Ingin Berinvestasi Sekaligus Berperan Membangun Negeri? Segera Investasi SBN Sekarang!


Siapa sih yang tidak ingin memiliki investasi dalam jumlah yang besar pada perusahaan tertentu? Pasti setiap orang menginginkannya. Apalagi jika perusahaan tersebut memiliki prospek yang bagus dan mendatangkan untung berlipat. Namun, bagaimana jika ada tawaran untuk investasi pada pembangunan negara? Selain telah dianggap berpartisipasi dalam membangun negara, Anda juga dipastikan memperoleh keuntungan. Pasti tawaran tersebut cukup menggiurkan bukan? 

Nah, bagi Anda yang tertarik berinvestasi untuk negara, sebaiknya gabung sekarang juga pada aplikasi tanamduit sebagai manajer investasi terbaik saat ini. Pasalnya, tanamduit telah mendapatkan ijin sekaligus mitra terpercaya Kementerian Keuangan Republik Indonesia lewat Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko untuk mendistribusikan SBN. Selain lebih praktis, dijamin investasi di tanamduit juga lebih mudah dan pasti aman.

Produk SBN yang Bisa Diikuti

Berdasarkan sumber : https://id.tanamduit.com/, Anda bisa mengikuti produk SBN diantaranya SBR (Savings Bond Ritel), ST (Sukuk Tabungan), ORI (Obligasi Negara Ritel), dan SUKRI (Sukuk Ritel). Setiap jenis produk tersebut tentunya memiliki spesifikasi atau kriteria tersendiri.

SBR (Saving Bond Ritel) merupakan Surat Utang Negara (SUN) yang memiliki tingkat bunga mengambang dengan tingkat bunga minimal. Jatuh tempo dalam 2 tahun, tidak ada potensi capital gain dan tidak bisa diperdagangkan, namun bisa dicaikan leih awal. Sedangkan ST (Sukuk Tabungan) atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) bisa diperdangankan di pasar sekunder. Selebihnya, ST memiliki tingkat bunga mengambang denga tingkat bunga minimal, jatuh tempo 2 tahun, dan tidak ada potensi capital gain.

ORI (Obligasi Negara Ritel) atau SUN (Surat Utang Negara) yang memiliki tingkat bunga tetap, jatuh tempo dalam 3 tahun, dan ada potensi capital gain. Namun, ORI tidak bisa diperdangkan dalam pasar sekunder dan tetap bisa dicairkan lebih awal.  Terakhir, SUKRI (Sukuk Ritel) atau SBSN memiliki tingkat bunga tetap, jatuh tempo selama 3 tahun, ada potensi capital gain, dan bisa diperdangkan di pasar sekunder.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk bergabung berinvestasi SBN, segera daftar dan buka rekening di tanamduit sekarang ya!

Kamis, 14 November 2019

Luka Diabetes Lebih Lama Sembuh? Atasi dengan Cara Berikut


Durasi yang lama diperlukan dalam menyembuhkan luka penderita diabetes. Meski obat untuk mengobati luka pada pasien diabetes sudah banyak beredar, namun tetap saja proses pemulihan tidak semudah yang dibayangkan. Untuk itu, beberapa cara berikut perlu Anda lakukan agar luka penderita diabetes bisa sembuh lebih cepat. Tapi, sebelum membaca ulasan lengkapnya, kunjungi juga laman berikut ini ya www.goapotik.com/promo/obat-luka-bakar-paling-ampuh-dan-obat-luka-bakar-parah 

Ganti Perban Secara Rutin

Perban sangat membantu penderita diabetes saat memiliki luka. Sebab, perban berguna untuk menutupi luka dari kotoran dan tanpa menghambat proses regenerasi kulit. Penggunaan perban jadi hal yang wajib agar luka bisa lebih cepat sembuh, tak terkecuali bagi para penderita diabetes sekalipun.

Agar luka bisa terjaga kesehatannya dan proses penyembuhannya berjalan optimal, sebaiknya gantilah perban secara rutin dengan yang baru. Anda bisa mengganti perban setelah membersihkan luka bersamaan dengan proses penutupan luka. Gunakan juga salep antibiotik untuk membantu mempercepat proses regenerasi sel kulit pada area luka. Proses penggantian perban dapat Anda lakukan setiap harinya.

Jangan ragu Untuk Mengecek Ke dokter

Bagi para penderita diabetes, proses penyembuhan penyakit bukanlah jadi hal yang mudah untuk dilakukan. Selain menjaga pola makan dan meminum obat, Anda juga tetap membutuhkan dari orang yang lebih ahli. Dokter jadi salah satu pihak yang wajib Anda temui apabila ingin menyembuhkan luka lebih cepat

Lakukan konsultasi ke dokter mengenai kondisi luka Anda secara berkala. Apabila luka jadi semakin parah, maka jangan tunda kunjungan ke dokter karena hal tersebut bisa menjadi awal mula penyakit diabetes semakin menggerogoti tubuh Anda. Terlebih jika luka mengalami pembengkakan, nanah atau demam, maka sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik.

Menyembuhkan luka diabetes tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan diperlukan kesabaran mengingat kondisi tubuh yang tidak normal. Ketahui juga beberapa cara penyembuhan lainnya di cara mengobati pasien diabetes gue sehat. Beli juga beragam obat yang Anda butuhkan di apotik bebas tanpa resep Goapotik. Semoga bermanfaat.