Jumat, 14 Juni 2019

Menstruasi Tanpa Nyeri Perut, Waspadai Penyakit Ini!


Di hari-hari menuju menstruasi, lapisan dinding rahim akan menebal, yang mana penebalan ini berfungsi sebagai tempat menempelnya sel telur yang berhasil dibuahi. Namun ketika sel telur gagal untuk dibuahi, lapisan tersebut akan meluruh dan dibuang keluar bersama dengan darah menstruasi. Pada saat inilah, zat prostaglandin di dalam tubuh dilepaskan dan menyebabkan terjadinya peradangan yang memicu kontraksi otot, dan menyebabkan wanita merasakan gejala nyeri haid seperti kram perut di hari-hari pertama menstruasi.

Lamanya proses haid juga tidak selalu sama pada setiap wanita. Sebagian mengalami haid hanya selama tiga hari, tujuh hari, sepuluh hari, dan ada pula yang sampai hampir satu bulan lamanya. Padahal, haid yang berlangsung terlalu lama bisa jadi merupakan tanda ketidaksuburan pada organ reproduksi wanita.

Supaya anda bisa dengan mudah mengetahui normal tidaknya siklus haid yang dialami, anda bisa mulai mencatat siklus haid, dan mencocokkannya dengan kalender masa subur haid tidak teratur. Dari situ, anda bisa mengetahui apakah siklus haid anda termasuk normal, atau tidak normal. Agar pencatatan bisa lebih mudah, anda bisa menggunakan kalender menstruasi yang secara otomatis akan mengingatkan anda mengenai kapan haid akan datang, kapan masa subur anda, serta kapan proses ovulasi dimulai.

Sebelum menstruasi, normalnya wanita mengalami kram perut selama 2 atau 3 hari dalam setiap siklus menstruasi. Hal ini dianggap normal karena menandakan bahwa tubuh masih memiliki kepekaan dalam merespon hormon menstruasi. 

Berbeda halnya dengan nyeri haid yang tidak normal yang mana wanita tidak mengalami kram perut yang teratur setiap bulannya, atau yang dikenal dengan istilah dismenore sekunder. Jika anda mengalami ketidaknormalan ini, maka anda perlu waspada karena dismenore sekunder bisa memicu perdarahan berat dan bisa jadi merupakan tanda adanya penyakit tertentu, seperti kista ovarium, radang panggul, endometriosis, adenomiosis, atau fibroid rahim. Maka dari itu, jika sekiranya anda tidak mengalami kram perut sebelum menstruasi atau di hari-hari pertama menstruasi, tak perlu ragu untuk mengkonsultasikannya ke dokter.

0 komentar:

Posting Komentar