Senin, 19 November 2018

Kaos polos lokal VS impor? Ini perbedaannya


Kaos polos menjadi salah satu item fashion yang paling mudah ditemukan. Pakaian yang satu ini memang memiliki banyak sekali peminat, sehingga wajar saja jika ada banyak produk yang tersedia dan beredar di pasaran. Bukan hanya saat ini saja, sejak puluhan tahun lalu kaos memang selalu banyak dicari. Saat ini, ada banyak jenis kaos yang bisa ditemukan di pasaran, lengkap dengan berbagai desain serta penawaran harga yang cukup beragam. Ini akan menjadi keuntungan tersendiri bagi para pecinta kaos, terutama mereka yang selalu menjadikan item yang satu ini sebagai pakaian “wajib”. 

Tak hanya produk lokal, kaos polos impor yang berasal dari luar negeri juga sangat banyak beredar di pasaran. Tidak tanggung-tanggung, kaos impor ini bahkan didominasi oleh sejumlah brand ternama yang cukup banyak diminati di Indonesia. Hal ini menunjukkan bagaimana besarnya pasar kaos yang tersedia di dalam negeri. Persaingan antara kaos lokal dengan kaos impor tentu cukup berimbang, mengingat masing-masing kaos ini memiliki keunggulan tersendiri, meskipun terdapat beberapa perbedaan di dalamnya. Bagi para pecinta kaos, mengetahui perbedaan kedua kaos ini tentu akan menjadi hal yang selalu menarik, bukan?

Perbedaan yang paling mencolok di antara keduanya

Kaos lokal VS kaos impor, keduanya jelas memiliki perbedaan. Berbagai perbedaan inilah yang pada umumnya kerap menjadi pertimbangan orang ketika akan membeli kaos, sebab bagaimanapun juga semua orang tentu menginginkan produk yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Berikut ini adalah beberapa perbedaan yang terdapat pada kaos polos lokal dan juga kaos impor yang banyak beredar di pasaran:

1. Kualitas dan kenyamanan 

Ketika berbicara tentang pakaian, maka kualitas tentu menjadi salah satu hal yang tak boleh diabaikan. Kualitas pakaian akan sangat mempengaruhi tingkat kenyamanan orang yang mengenakannya. Pada umumnya, kaos impor dibuat dengan menggunakan bahan kain yang berkualitas baik, sehingga terasa nyaman untuk dipakai. Selain itu, proses produksi yang dilakukan dengan ketat dan menggunakan tenaga ahli juga akan mempengaruhi kualitas kaos impor itu sendiri. Sebaliknya, kadang kaos lokal justru dibuat dengan menggunakan bahan kain yang tidak terlalu baik, sehingga terasa panas dan kurang nyaman saat dipakai. Hal ini tentu bisa menjadi alasan mengapa kebanyakan orang lebih puas dengan kualitas kaos impor. Namun demikian banyak juga kaos lokal yang mempunyai kualitas yang sebaik kaos impor, contohnya adalah kaos yang disediakan oleh Porinto.

2. Harga

Harga kaos impor tentu akan jauh lebih mahal, jika dibandingkan dengan kaos lokal. Biaya produksi serta biaya kirim yang tinggi, dan juga bea masuk yang tidak kecil juga ikut serta mempengaruhi tingginya harga kaos impor ini. Di lain sisi, kaos lokal pada umumnya bisa dijual dengan harga yang lebih rendah, sebab kebanyakan produk ini dibuat dengan kain yang tidak berkualitas tinggi serta tidak membutuhkan biaya kirim yang tinggi untuk tiba di tangan pemakainya. 

3. Ukuran 

Kaos impor pada umumnya dibuat sesuai dengan ukuran tubuh orang-orang di negara asalnya. Artinya, jika kaos ini berasal dari negara Barat, maka ukurannya jelas kebesaran untuk orang-orang Asia. Sebaliknya, kaos lokal memang dibuat dalam ukuran rata-rata orang Indonesia, sehinga akan pas ketika dipakai. 

4. Ketersediaan produk 

Proses impor akan membutuhkan waktu yang panjang, jadi wajar saja jika ketersediaan kaos impor terbilang tidak banyak. Sedangkan kaos lokal memiliki banyak produk yang tersebar secara luas di Indonesia, dan tentunya bisa ditemukan kapan saja. 

0 komentar:

Posting Komentar