Minggu, 12 Agustus 2018

Royal Golden Eagle Terapkan Program Kemitraan Dengan Petani Untuk Berkembang Bersama


Royal Golden Eagle merupakan suatu korporasi internasional yang senantiasa berusaha berkembang bersama. Bukan hanya berkembang dan mengembangkan perusahaan sendiri saja melainkan Royal Golden Eagle juga senantiasa berusaha berkembang dengan semua petani. Karena itu program kemitraan dengan petani benar – benar diterapkan oleh Royal Golden Eagle.
Program kemitraan dari Royal Golden Eagle untuk berkembang bersama petani terdiri atas dua hal yaitu program kemitraan plasma dan swadaya. Untuk program kemitraan plasma sudah berlangsung selama 30 tahun sementara program kemitraan swadaya berlangsung sejak tahun 2012 silam. Tentu hal ini menjadi langkah penting yang diharapkan agar terus diberlakukan oleh RGE. Bersama dengan para petani ada banyak juga target yang hendak dicapai oleh Royal Golden Eagle. Target apa sajakah itu?

Target RGE Dalam Program Kemitraan Untuk Berkembang Bersama Petani

Suatu program kemitraan yang diberlakukan oleh Asian Agri dengan petani swadaya dibuat dengan lahan luas seluas 2.791 hektar. Semua lahan ini merupakan lahan yang dimiliki oleh para petani namun dengan pendampingan yang baik juga dari anak perusahaan grup yang kini bernama Royal Golden Eagle. Diharapkan dengan semua pendampingan tersebut para petani dapat menerima hasil perkebunan yang sangat baik dan tak ada cacat atau kerusakan sekalipun.
Akan tetapi kemudian lima tahun sejak program kemitraan berjalan dengan petani swadaya, maka cakupan areanya juga semakin berkembang dimana hal ini tak lepas juga kaitannya dari jumlah petani yang turut serta dalam program yang semakin bertambah tersebut. Terhitung sampai dengan bulan Juni 2017, luas dari lahan pertanian yang dicakup didalam kemitraan Asian Agri bersama petani swadaya sudah melonjak sampai dengan angka 23.771 hektar. Lahan ini juga turut tersebar dari tiga provinsi yaitu di Sumatera Utara, Riau dan Jambi yang masing – masing seluas 8.593, 6.859 dan 8.319 hektar. Dari hasil kerja sama bersama petani swadaya tersebut kemudian hasil yang positif telah dinikmati oleh Asian Agri yang selama ini sudah mencapai angka produksi minyak kelapa sawit mencapai 1 juta ton setiap tahunnya. Dari jumlah ini kurang lebih sekitar 25% ternyata sudah didukung oleh para petani swadaya. Sesungguhnya semua yang diraih oleh Asian Agri dengan petani swadaya sangat menggembirakan. Akan tetapi sepertinya selayaknya kebiasaan pada umumnya RGE masih merasa belum juga puas. RGE sangat ingin meluaskan cakupan mitranya dengan para petani baik itu yang berupa kemitraan dengan petani plasma atau kemitraan yang mengaitkan dengan petani swadaya setempat.
Dengan semua program kemitraan bersama petani sampai detik ini, luas lahan kemitraan dari Asian Agri sudah sangat luas bahkan mencapai 60 ribu hektar. Jumlah ini diharapkan dapat meningkat sampai seluas 100 ribu hektar di tahun 2020 mendatang. Dan inilah sudah menjadi target dan ketetapan dari Asian Agri untuk target selanjutnya. Karena itu tak aneh jika upaya peningkatan jumlah petani yang diajak melakukan kerja sama kemitraan diharapkan dapat mengalami peningkatan. Freddy dalam kaitannya dengan anggota grup RGE menyampaikan bahwa setidaknya RGE punya target jangka pendek 1 : 1 yang setiap lahan diharapkan dapat beroperasi dengan baik. Semua ini diharapkan dicapai demi alasan untuk membantu dalam upaya peningkatan produktivitas perusahaan. Asian Agri juga turut melakukan semuanya agar kesejahteraan petani mengalami peningkatan dan memang harus diakui bahwa sampai saat ini program kemitraan mereka dengan para petani baik dalam sistem petani plasma atau dalam sistem petani swadaya akan memberikan hasil yang positif bagi kedua belah pihak.

0 komentar:

Posting Komentar