Jumat, 25 Mei 2018

Waspada malware berbahaya di smartphone android murah


Penyebaran malware makin cerdas akhir-akhir ini. Di saat sedang tumbuhnya telepon murah, di situlah dipilih sebagai muaranya. Mengutip dari TechCrunch, Jumat (25/5), malware yang ditanamkan dari telepon low end dinamakan Cosiloon.

Malware jenis, kerap mengganggu dengan tampilan laiknya iklan yang mempromosikan aplikasi tertentu yang juga dianggap sebagai malware. Hal itu bisa disebut dengan adware. Adapun, perangkat perangkat yang terdampak malware ini berasal dari ZTE, Archos, dan myPhone. Malware ini disebut memiliki dua file yang terdiri dari dropper dan paylode.

Dropper adalah aplikasi kecil yang mudah terlihat, berada di partisi sistem perangkat yang terdampak. Aplikasi ini sepenuhnya pasif dan hanya dapat dilihat oleh pengguna dalam daftar aplikasi sistem di menu 'Settings', tulis Avast dalam laporannya.

Karena dropper menjadi bagian dari firmware sistem, tak mudah untuk menyingkirkannya. Avast memprediksi, dropper ini dipasang masih dalam rantai pasokan, oleh manufaktur, OEM, atau operator.

Avast juga mengungkap malware ini ternyata sudah aktif selama kurang lebih 3 tahun. Hingga sekarang, ada sekitar ribuan pengguna Android yang menjadi korban dan terus bertambah hingga 18 ribu perangkat.

Infeksi malware ini pun dengan lekas menyebar hingga lebih dari 100 negara.

100 negara itu, termasuk Jerman, Rusia, Inggris, beberapa kawasan Amerika Serikat, dan Italia. Google sudah menerima laporan temuan ini dan mematikan kemampuan malware tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar